Skip to content

Laman Web Program Hibah Kompetisi Inherent K1 Unand 2008

Selamat datang di laman web Program Hibah Kompetisi (PHK) Inherent K1 Unand 2008. Pada laman web ini anda bisa melihat informasi pelaksanaan PHK Inherent K1 di Universitas Andalas dalam tahun 2008. Beberapa content yang dikembangkan juga tersedia.
You are here: Beranda
Inherent K-1 Unand 2008
Program yang diusulkan oleh Universitas Andalas terdiri dari 3 (tiga) kegiatan utama:

   1. Pengayaan, Pemanfaatan dan Diseminasi Sistem Aplikasi
   2. Pengayaan Konten Pembelajaran Perkuliahan dan Praktikum Open Content
   3. Kolaborasi Credit Earning Activity (CEA)

Dalam menyusun program yang diusulkan, perguruan tinggi pengusul yaitu Universitas Andalas dan unit pengusul yaitu Fakultas Teknik Unand telah memperhatikan konten yang telah tersedia secara terbuka di INHERENT, serta telah mempertimbangkan kapasitas dan ketersediaan dana yang disediakan. Pengembangan sistem aplikasi dan/atau konten memiliki signifikansi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi serta tingkat relevansinya dengan kebutuhan pengguna. Sistem aplikasi dan/atau konten yang akan dikembangkan memiliki unsur inovasi isi dan belum tersedia dengan mudah dan murah karena beberapa konten tersedia diimpor dan dalam bahasa Inggris terutama untuk matakuliah teknik.

Untuk sementara, akibat keterbatasan jumlah IP Publik Unand yang dapat diakses dari Internet, maka aplikasi yang sudah selesai hanya dapat diakses dari Inherent dan LAN Unand. 
 

Hanya Dari INHERENT

Aplikasi Geographic Information System dan Alat Bantu Pembelajaran dan Praktikum Secara Interaktf untuk sementara hanya bisa diakses dari jaringan UNAND dan INHERENT.

Akses Materi Ajar

Untuk dapat mengakses materi ajar dan materi praktikum virtual, anda harus terdaftar sebagai pengguna. Informasi lebih lanjut mohon menghubungi Panitia PHK K-1 Unand 2008.

Program II

Pengayaan Konten Pembelajaran Perkuliahan dan Praktikum Open Content

Program III

Credit Earning Activity

Melaksanakan perkuliahan jarak jauh (UNRI - UNAND) melalui video conference dengan pengakuan SKS dan nilai bersama